Wednesday, August 29, 2007

Baksos WRM Yogyakarta: Anak-Anak Ingin Ke Kebun Binatang

 Alhamdulillah, akhirnya hari Minggu (19/8/07) kemarin, We R Mommies Yogyakarta dan beberapa simpatisan bisa melaksanakan bakti sosial ke Panti Asuhan Gotong Royong yang berlokasi di Jogonalan, Bantul, Yogyakarta. Panti asuhan ini adalah panti asuhan khusus Balita yang berdiri sejak 3 tahun yang lalu atas prakarsa perorangan. Saat ini hanya dihuni oleh 6 anak, mulai usia 1 bulan sampai 2,5 tahun sedangkan total Balita yang pernah ditampung disana sejumlah 15 orang.

Dana operasional diperoleh dari donatur sedangkan dana dari pemerintah diperoleh setahun sekali. Namun itu semua belumlah cukup untuk memberikan perawatan yang baik bagi anak-anak yang kurang beruntung itu. Perawat yang mengasuh anak-anak di sana bekerja paruh waktu, karena dari panti tidak tersedia anggaran untuk menggaji perawat. Ada yang berprofesi sebagai guru dan ibu rumah tangga. Di sela-sela kesibukan, mereka meluangkan waktu untuk merawat anak-anak panti. Sungguh mereka adalah orang-orang yang penuh kasih…

H aru sekali mendengar cerita dari mereka, apalagi saat mendengar latar belakang mereka. Ada seorang anak yang saat ini berusia 2,5 tahun, yang dibuang ke parit saat masih bayi merah. Dia dibawa ke panti asuhan Gotong Royong oleh warga dan polisi saat tali pusarnya belum lepas dan masih ada noda-noda darah di tubuhnya. Ada yang diserahkan ke panti karena orang tuanya tidak mampu dan sebagian besar lainnya adalah anak-anak korban gempa yang kehilangan orang tuanya. Melihat perawakan tubuh mereka juga memancing iba. Kecil dan tidak kencang. Sangat beralasan karena dari cerita pengurus panti & perawat asupan gizi mereka memang kurang. Susu tak selalu dapat disediakan setiap hari. Makan daging hanya saat ada sumbangan atau saat perayaan Idul Adha saja. Miris! Bandingkanlah dengan kita yang terkadang membuang sisa makanan hanya karena malas makan. Betapa berdosanya kita.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi-nya saja sulit, maka pendidikan dan hiburan menjadi hal yang sangat mewah. Sehari-hari anak-anak ini hanya bermain di halaman panti asuhan yang sempit. Di saat senggang, perawat dan pengurus panti mengenalkan mereka pada huruf dan nyanyian. Pada saat pengurus panti mendapatkan rejeki lebih, anak-anak kadang diajak naik kereta wisata mengelilingi kampong, cukup seribu per orang. Beberapa waktu yang lalu, mereka mendapatkan kebahagiaan yang tak terkira, saat ada seorang dermawan yang mengajak mereka ke restaurant yang dilengkapi dengan arena bermain. Luar biasa senang sampai-sampai mereka tak mau pulang.

Maka, segenap pengurus panti dan perawat sangat bahagia saat We Are Mommies datang membawa sedikit bantuan. Ada sumbangan berupa uang yang tidak hanya berasal dari mommies di Yogyakarta saja, tetapi juga mommies dari kota lain. Selain itu disumbangkan juga pakaian pantas pakai, mainan, sepeda, buku, VCD dan juga susu serta bubur bayi. Semuanya tercatat dalam pembukuan yang cukup baik karena pihak pemerintah setempat sering melakukan pemeriksaan keuangan di sana.

Semoga saja keprihatinan yang mereka rasakan saat ini adalah jalan bagi kesuksesan mereka saat dewasa nanti. Semoga juga sedikit tanda kasih kita bisa membawa manfaat bagi mereka. Semoga suatu saat nanti kita bisa mewujudkan impian mereka untuk pergi bersama-sama ke kebun binatang… Amin.

Panti Asuhan Anak Balita
Yayasan Gotong Royong
Jogonalan Lor No. 40
Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul


(We Are Mommies Yogyakarta)

dimuat di Homepage We R Mommies Indonesia, 29 Agustus 2007

Sunday, August 12, 2007

[BOOKS] Serba-Serbi Menyusui


Apa hal terbaik yang dapat diberikan seorang ibu selain kasih sayang pada bayinya yang baru lahir? Tentu saja Air Susu Ibu (ASI) lah jawabannya. Karena alat pencernaan bayi yang belum sempurna, untuk melangsungkan hidupnya bayi hanay bergantung pada susu, dan satu-satunya susu yang benar-benar mengerti kebutuhan bayi hanyalah ASI. Bagaimana tidak? Kandungan nutrisi ASI bisa menyesuaikan dengan kebutuhan si buah hati, steril dan yang pasti murah! Dan yang paling penting dan tidak dipunyai oleh susu merk apapun adalah kandungannya yang dapat memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakit.

Sayangnya saat ini banyak ibu di Indonesia (terutama dengan tingkat pendidikan kurang) yang kurang pemahamannya akan pentingnya ASI. Saat ini banyak yang justru menganggap susu formula lebih baik daripada ASI, sehingga pemberian ASI eksklusif pun terabaikan, padahal sebetulnya mereka bisa memberikan.

Di sisi lain, ada ibu yang sangat ingin memberikan ASI secara maksimal kepada buah hatinya, tapi menghadapi berbagai macam kendala yang cukup berat. ASI yang tidak segera keluar setelah melahirkan, produksi yang sedikit, anak tidak mau menyusu, harus bekerja & meninggalkan anak, atau stres karena masalah lain yang berimbas pada pemberian ASI. Belum lagi masalah-masalah teknis seperti tidak ada tempat memerah ASI di kantor, bagaimana kalau harus menyusui di tempat umum atau makanan apa yang tidak boleh dan boleh dimakan oleh seorang ibu menyusui?

Di buku "Serba-Serbi Menyusui" terbitan WaRM Publishing, unit usaha dari We R Mommies Indonesia, terdapat semua jawaban dan solusi bagi masalah ibu penyusui. Semuanya praktis dan mudah dicerna karena merupakan rangkuman dari diskusi yang dilakukan di milis We R Mommies Indonesia yang disusun dengan apik oleh Meidya Derni dan Orin. Masalah-masalah yang dihadapi oleh para ibu menyusui, solusi yang diberikan oleh para ibu yang telah sukses menyusui, sangat mencerahkan. Ditambah lagi dengan tambahan data dari beberapa sumber baik buku kesehatan maupun dari ahli gizi dan dokter, buku ini makin sarat dengan muatan pengetahuan.

Buku "Serba-Serbi Menyusui" ini sangat tepat digunakan sebagai pedoman bagi ibu menyusui. Pas dibaca saat hamil bahkan sebelumnya, agar tak gagap pengetahuan lagi saat sang buah hati sudah di pelukan. Buku ini dapat diperoleh di toko-toko buku atau bisa juga pesan online via e-mail ke moderator@wrm-indonesia.org