Wednesday, July 1, 2009

Hati-Hati! Kurus Bukan Berarti Bebas Kolesterol

Selama ini masyarakat umum mengidentikkan kolesterol dekat dengan tubuh gemuk sehingga para pemilik tubuh kurus seringkali tak memperhatikan molekul dalam aliran darah ini. Para pemilik tubuh kurus yang ingin menaikkan berat tubuhnya dengan bebas mengkonsumsi berbagai macam makanan, terutama yang berlemak tinggi untuk menaikkan berat badannya. Para pengidap maag, cenderung suka mengkonsumsi cookies atau cakes sebagai pengganjal perut untuk menghindari kambuhnya maag. Kalau anda juga punya kebiasaan seperti itu, hati-hati moms, salah-salah malah menjadi hiperkolesterol.

Sebetulnya apa sih kolesterol itu? Kolesterol adalah molekul sejenis lipid yang ada di aliran darah dan dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh. Kolesterol sendiri diproduksi oleh hati. Kolesterol dalam darah terdiri atas HDL (kolesterol baik), LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida. Walaupun sejumlah kolesterol dalam darah sangat dibutuhkan untuk kesehatan, jika kolesterol diproduksi secara berlebih, maka akan timbul berbagai macam masalah penyakit seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya.


Ada dua penyebab meningkatnya kolesterol. Yang pertama merupakan faktor yang tidak dapat diubah seperti usia, dimana biasanya semakin bertambah usia, kadar kolesterol pun semakin tinggi. Selain itu, jenis kelamin juga merupakan salah satu faktor yang tak dapat diubah. Biasanya wanita memiliki resiko terkena kolesterol tinggi ketika masa menopause karena di masa ini kadar LDL dalam tubuh wanita cenderung meningkat. Faktor kedua adalah faktor yang bisa diubah/dihindari, pada umumnya karena adalah pola hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang tidak teratur, aktifitas fisik yang minim dan kebiasaan merokok.

Makanan yang berpotensi besar meningkatkan kadar kolesterol adalah berikut :
1. Makanan yang mengandung lemak jenuh seperti yang tinggi dan trans fatty acid seperti makanan yang diolah dengan margarine dan vegetable shortening.

2. Cookies, cakes dan pastries, khususnya yang dibuat menggunakan minyak tropis yang jenuh dan hydrogenated oils.
3. Fullfat dairy products seperti keju, cream dan mentega.
4. Fatty melas dan meat products seperti daging babi, daging ayam ras, hamburger, daging sapi yang banyak mengandung lemak dan jeroan.


Agar dapat terhindar dari resiko kolesterol tinggi, ada banyak hal yang dapat dilakukan, antara lain :
1. Berolah raga secara teratur. Agar kolesterol tidak menumpuk maka harus dikeluarkan secara paksa. Caranya dengan banyak beraktivitas fisik. Lakukan olahraga rutin minimal 20 menit setiap hari.
2. Meninggalkan kebiasaan merokok.
3. Pola makan sehat. Menghindari makanan penyebab kolesterol tinggi dan perbanyak mengkonsumsi makanan yang dapat membantu mengurangi kolesterol.
4. Melakukan pengecekan kesehatan secara teratur. Pastikan kolesterol total berada pada kisaran angka 150-200 mg/dl.

Banyak pilihan makanan yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan semuanya mudah untuk didapatkan.

1. Bubur gandum/oatmeal.
Oatmeal mengandung serat larut (soluble fiber) yang dapat menurunkan kolesterol buru

2. Kacang walnuts, almonds dan jenis lainnya.
Walnut secara signifikan menurunkan kolesterol dalam darah. Kacang ini mengandung banyak asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids) yang dapat membuat pembuluh darah tetap sehat dan elastis.

3. Ikan dan asam lemak omega-3.
Ikan kaya kandungan asam lemak omega-3. Asam lemak Omega-3 juga membantu jantung dengan beragam cara seperti menurunkan tekanan darah dan menekan risiko pembekuan darah. Para dokter biasanya merekomendasikan untuk memakan ikan minimal dua kali dalam seminggu

4. Minyak Zaitun/Olive Oil.
Minyak Zaitun atau olive oil mengandung campuran antioksidan potensial yang dapat menekan kolesterol tanpa mengganggu kadar kolesterol baik.

5. Teh.
Menurut penelitian, EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu komponen bioaktif paling dominan dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol LDL.

6. Anggur.
Selain serat, di dalam buah anggur terdapat pula zat catechin yang sangat baik dalam menurunkan kolesterol.

7. Apel.
Buah ini kaya akan serat dan zat antioksidan dan kaya vitamin C. Maka dari itu, apel bisa juga diandalkan sebagai penurun kolesterol.

8. Alpukat.
Selama ini avokad dikenal kaya akan lemak sehingga selalu dijauhi saat kolesterol sedang tinggi, padahal avokad sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Buah ini mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol jahat.

9. Cokelat.
Yang dimaksud disini adalah cokelat yang tidak dicampur terlalu banyak susu sehingga mengandung terlalu banyak lemak. Pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid.
(Dirangkum dari berbagai sumber)

Note :
- Dimuat di
homepage We Are Mommies Indonesia, 1 Juli 2009
- Gambar dipinjam dari sini

Kuis Penulisan Artikel "Media Diet for Kids"


KOMPAK dan Penerbit Serambi mengadakan Kuis "Media Diet for Kids". Kuis ini diadakan untuk mengajak member KOMPAK agar terus meningkatkan perhatian kepada media anak, sekaligus mengajak member yang telah peduli untuk menularkan ilmu dan pengalamannya kepada masyarakat luas.

Persyaratan Umum

1. Lomba terbuka untuk anggota komunitas KOMPAK (via
facebook/milis/multiply yang berdomisili di Indonesia atau memiliki alamat di Indonesia.
2. Tema Tulisan : Tips & trik/kiat mengontrol media (cetak dan elektronik) hiburan bagi anak-anak berdasarkan pengalaman pribadi (bagi yang belum mempunyai anak bisa menuliskan pengalaman saudara/adik/keponakan)

3. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, bentuk tulisan: non fiksi, merupakan karya sendiri yang belum pernah diterbitkan oleh media manapun serta tidak sedang diikutkan dalam lomba lain. Tulisan juga bukan karya terjemahan.
4. Peserta hanya diperbolehkan mengirim 1 (satu) naskah.

5. Semua naskah yang masuk akan di posting di page komunitas KOMPAK di Facebook, Multiply dan blog KOMPAK http://kompakindonesia.blogspot.com
6. Keputusan juri mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
7. Naskah yang masuk menjadi milik KOMPAK.

Persyaratan Teknis
1. Artikel diketik 1 1/2 spasi Words, Times New Roman ukuran 12
2. Panjang naskah 2-4 halaman.
3. Apabila penulis menggunakan sumber bacaan lainnya sebagai referensi maka harap mencantumkan reference/sumber bacaan tersebut dalam daftar referensi/pustaka pada akhir Tulisan.

4. Artikel dikirim sebagai attachment email dan identitas penulis di tulis terpisah di badan email.
5. Batas waktu penerimaan naskah tanggal 15 Juli 2009

6. Naskah dikirim ke KOMP4K09@gmail.com CC rasti812@gmail.com dan wiwit.wijayanti@gmail.com dengan subject “Artikel Media Diet for Kids” disertai dengan keterangan dimana anda menjadi member KOMPAK (facebook, multiply atau milis) dan username yang digunakan.

7. Pemenang akan diumumkan di Facebook dan Multiply (Group page) serta milis pada tanggal 31 Juli 2009


Hadiah (Persembahan Penerbit Serambi)
Pemenang I :
Buku "Media Diet for Kids" karya Teresa Orange & Louise O'Flyn dan 3 buku parenting
Pemenang II :
Buku "Media Diet for Kids" karya Teresa Orange & Louise O'Flynn dan 2 buku parenting
Pemenang III :
Buku "Media Diet for Kids"" karya Teresa Orange & Louise O'Flynn dan 1 buku parenting
Pemenang Hiburan (2 orang) : Buku "Media Diet for Kids"" karya Teresa Orange & Louise O'Flynn

Kami tunggu segera kiriman artikelnya yaa...

salam KOMPAK! :)

Sunday, June 14, 2009

Kisah Mahasiswa Indonesia di Negeri Belanda


Negeri van Oranje
Mendapat kesempatan untuk menuntut ilmu di negeri seberang mungkin adalah impian banyak orang. Banyak orang menginginkan kesempatan itu karena membayangkan kemudahan dan keindahan hidup di negara-negara maju. Sekolah yang modern, ilmu pengetahuan mutakhir, teknologi canggih, kerja sambilan ringan dengan gaji tinggi sambil berwisata, sungguh merupakan hal-hal yang layak diidamkan.


Novel Negeri Van Oranje membenarkan bayangan di atas. Novel ini menceritakan kehidupan lima pelajar Indonesia, Lintang, Banjar, Wicak, Daus dan Geri, yang menempuh studi S2 di Belanda dengan segala dinamika dan romantika hidupnya. Betapa para mahasiswa yang baru tiba ini dengan gegap gempita menyambut akses internet yang sangat cepat dan bisa didapatkan di mana saja. Perpustakaan kampus yang nyaman dan super lengkap, berjalan-jalan ke luar negeri cukup naik kereta, kerja sambilan dengan gaji yang sangat lumayan, interaksi dengan mahasiswa dari berbagai negara dan berbagai kebahagiaan serta kenyamanan lain.

Namun di sisi lain Negeri Van Oranje juga membuka mata kita terhadap berbagai tantangan yang dihadapi saat berada di negeri orang, khususnya Belanda. Perbedaan budaya yang sangat besar, mulai dari masalah cipika-cipiki sampai dengan kebiasaan pesta yang salah-salah bisa membuat kantong kempis. Urusan legalitas yang cukup rumit mulai awal kedatangan sampai pengurusan dokumen sebagai syarat mencari kerja. Mencari tempat tinggal yang sesuai pun juga menjadi tantangan yang cukup berat.

Negeri Van Oranje mengisahkan segala kebahagiaan dan kesulitan bersekolah di Belanda dengan sangat lengkap. Membacanya, membuat kita merasa sedang membaca buku panduan hidup di Belanda yang dikemas dalam bentuk novel. Penggambaran kota-kota di Belanda dengan segala keistimewaannya. Cerita tentang cultural event yang digelar di sana, dikemas dengan apik dan penuh humor menyegarkan khas mahasiswa Indonesia, mewarnai alur cerita novel ini.

Di samping kisah roman para tokoh-nya yang agak klise dan mudah tertebak, Negeri Van Oranje sangat menyenangkan untuk dibaca dan sangat bermanfaat bagi para pelajar atau pekerja yang akan mengadu nasib di Belanda. Terutama karena tips dan trik dalam menghadapi permasalahan hidup di Belanda yang disajikan di tiap akhir bab.

Judul : Negeri van Oranje
Pengarang : Wahyudiningrat, Adept Lenggana, Nisa Riyado, Rizki Pandu Permana
Penerbit : Bentang
Terbit : April 2009
Tebal : 471 halaman


Dimuat di VIVAnews, 15 Juni 2009

Tuesday, May 26, 2009

Salam KOMPAK!

Berawal dari postingan saya di multiply dan facebook tentang keprihatinan terhadap gemarnya anak-anak sekarang menyanyikan lagu dewasa. Kemudian ada tanggapan dari Mbak Adi Nugroho, seorang doktor bidang pendidikan lulusan Amerika Serikat yang mengajak untuk membuat komunitas peduli media dan hiburan untuk anak.

Tentu saja saya sangat bersemangat menyambut ide ini karena memang saat ini media dan hiburan ada berada pada keadaan yang sangat memprihatinkan. Begitu sedikit prosentase hiburan sehat yang disajikan media untuk anak-anak. Mau menggantungkan harapan pada kebaikan hati dunia industri hiburan agar mau memberikan hiburan yang sehat dan mendidik? Rasanya seperti pungguk merindukan bulan. Maka, kita lah, orang-orang yang peduli pada perkembangan anak-anak yang harus bergerak.

Akhirnya Mbak Adi dan saya mulai bergerak. Kami membentuk KOMPAK (Komunitas Peduli Media (Hiburan) Anak, mulai dari facebook, mengingat begitu dahsyat-nya jaringan yang dimilikinya. Dan memang benar, pada minggu pertama tiap hari sekitar 100 orang bergabung sebagai member group KOMPAK. Sampai saat ini, 3 minggu setelah berdiri, anggota KOMPAK mencapai hampir 1000 orang!

Angka ini menunjukkan betapa sebenarnya masyarakat kita sudah sangat jengah dengan media dan hiburan (terutama bagi anak) yang ada saat ini. Sudah saatnya ada perubahan! Jadi, mari kita sama-sama diskusikan apa yang bisa kita perbuat demi anak-anak bangsa dengan bergabung dengan KOMPAK!

Salam KOMPAK!

Wednesday, April 22, 2009

Mengatasi Anak Keranjingan Nonton Tivi

Sebenarnya ini aneh, Talkshow ”Media Literasi untuk Anak” yang diselenggarakan oleh Ciprat Production sudah lama digelar, pada tanggal 15 Februari 2009. Kok bisa-bisanya Kedaulatan Rakyat baru memuatnya tanggal 12 April 2009. Mana keterangan tentang saya ditulis "aktivis perlindungan anak dan orang tua" lagi, duuuh... berat sekali menyandangnya. Saya kan cuma wakil dari We Are Mommies Indonesia yang diminta bicara mewakili orang tua saja.

Tapi lumayanlah, dengan artikel ini jadi lebih banyak orang yang lebih memperhatikan pola menonton televisi anak-anaknya. Paling tidak puluhan kenalan saya yang membaca KR hari itu memberikan tanggapan positif. Semoga media literasi untuk anak ini dapat terus bergulir bak bola salju untuk menyelamatkan anak-anak bangsa dari "bahaya" televisi.

Thursday, March 12, 2009

LDL Sudah Bisa Dipesan!

Alhamdulillah, akhirnya buku "Long Distance Love" sudah bisa dipesan!

Tersedia 200 paket khusus bagi 200 pembeli pertama, buku LDL seharga 37.000 plus PIN / FRIDGE MAGNET yang tidak akan didapatkan di toko buku manapun.
FYI, harga buku ini di toko pada minggu pertama April dibandrol pada 42.500.

Bagi yang ingin mendapatkan paket khusus ini, bisa langsung pesan via email ke wiwit.wijayanti@gmail.com CC imazahra_books@yahoo.com

Jangan sampai kehabisan yaaa! :)


Link terkait: http://imazahra.multiply.com/journal/item/300

Monday, February 23, 2009

[BOOKS] Long Distance Love

Beragam sebab membuat sepasang suami istri harus memutuskan untuk menjalani hubungan jarak jauh, long distance love (LDL). Beragam pula dampak yang muncul karena pola hubungan ini. Tak hanya bagi suami-istri, tapi juga bagi anak-anak. Ada enaknya dan pasti juga banyak ga enaknya. Yang pasti semua rasa itu membuat pelakunya makin bijaksana.

Ima Zahra (Penyusun) Suci Al Sadiq, Rosita Sihombing, Titin Fatimah, Eva Y. Nukman, Dian Akbas Desti, Fita Chakra, Yudith Fabiola, Andi Sri Suriati Amal, Shanti Saptaning, Alan Ridlon Suyudana, Irawati Iprilia, Wiwit Wijayanti, Syaifuddin, Dian Onasis, Dani Ardiansyah, Kiki Zakiah, Etta Erinda, Leila Rizki Niwanda, Vanny Mediana, Lizsa Anggraeny, Revina Octavianita, Indah IP. menuangkan kisah dalam menjalani LDL dalam "LONG DISTANCE LOVE : Mozaik kehidupan seperti apa yang kau jalani sekarang, saat aku tak ada di sisimu, Sayang?" Insyaallah kisah-kisah yang ada dalam buku ini akan menjadi bahan perenungan yang baik bagi pasangan yang sedang menjalani LDL. Layak sebagai bahan pertimbangan bagi yang akan LDL, jangan LDL dulu sebelum baca buku ini! :D

Nantikan ya di awal bulan Maret 2009. Jangan cuma dinanti, tapi harus dibeli ya! :)